Minggu, 26 Agustus 2012

Pergi Untuk Pulang

Pergi... Pergi tak 'kan kembali Pergi... Pergi tak bisa kembali Pergi... Pergi tak mungkin kembali Pulang.. Pulang tak 'kan kembali Pulang.. Pulang tak bisa kembali Pulang.. Pulang tak mungkin kembali Satu harap terselip dalam doa Kau tau kemana 'kan pergi Satu doa terselip dalam harap Kau tau kemana 'tuk pulang Selamat ulang tahun, selamat jalan... celotehien - 12.08.22; 06.00 -

Senin, 13 Februari 2012

Ketika hati berlomba dengan logika, dan pikir harus sejengkal lebih awal daripada rasa

celotehien
- Minggu, 05.02.12 -

Narkoba

Walau...
Mencintaiku itu kayak narkoba:
Sekali coba jadi candu,
Gak dicoba bikin penasaran,
Ditinggalin bikin sakaw.

Tapi...
Kamu jangan pernah
Sekali-kali pun
Berniat, apalagi pergi
Ke panti rehabilitasi yah.

Selasa, 03 Januari 2012

Laut, Langit, dan Cakrawala (2)

Jikalau kamu laut
Andai aku langit
Birumu bukan angkasaku
Biruku bukan samudramu

Kan kulahirkan
Bulan kita
Tuk kau pantulkan
Lewat tenang riakmu
Juga debur ombakmu

sumber gambar klik aku

celotehien
- Jumat 30.12.11; 19.00 -

Laut, Langit, dan Cakrawala (1)

Jikalau kamu laut
Andai aku langit
Birumu bukan angkasaku
Biruku bukan samudramu

Maka, di cakrawalalah
Tuhan mempertemukan kita
Dan di batas itu pula,
Kita akan menyatu
Selamanya...

sumber gambar klik aku

celotehien
- Jumat 30.12.11; 19.00 -

Senin, 19 Desember 2011

Hitam Tak Selamanya Kelam

Di dalam kepak malam, terdengar cerita tentang masa. Hitam menjelaga, menggelap pekat. Terima kasih Tuhan, untuk kekelaman yg boleh terbagi. Juga kesempatan yang masih Kau beri.

Rabu, 07 Desember 2011

Jangan ijinkan
Raga mengkhianat jiwa
Ketika sebaris kalimat terbuhul
'Tuk kemudian menjelma ucap
"Ku tak merindumu"

celotehien
- Rabu, 30.11.11; 01.00 -

Rabu, 30 November 2011

Breaking Dawn

Temui aku..
Di sisa pekat malam
Ketika remang berganti fajar
Sebelum gelap terjajah terang

celotehien
- Rabu, 30.11.11; 01.00 -

Selasa, 29 November 2011

Satu Hati

Saat rasa untuk mengiba
Rumpun sukma takkan melaksa
Ketika logika meniti asa
Maka jiwa takkan memakna

Ada waktu untuk berlari
Ada waktu untuk kembali

Apa lacur,
Memang ku dicipta
Dua mata, dua telinga
Dua tangan, dua kaki

Tapi hanya,
Satu hati...

celotehien
- selasa, 29.11.11; 12.48 -

Jumat, 11 November 2011

RUMAH - HATI

Jika rumah adalah hati. Tempat dimana kutitipkan
segala asa, suka, duka, lara, cita, juga cintaku.
Maka ijinkanlah aku untuk (selalu) kembali...

Then you'll be my home, will you?

sumber gambar klik aku


celotehien
- Jumat; 11.11.11 -

Selasa, 01 November 2011

Anugerah

Ketika kuncup memekarkan
Ketika lebah memadukan
Ketika kerlip bertebaran
Ketika percik menyuarakan

Nikmati alunannya
Seiring hatimu
Melagukan senandung
Bunga rasa

Menyanyilah, beriramakan denyut nadimu
Menarilah, beriringkan detak jantungmu
Tersenyumlah, ketika hatimu tersenyum
Tertawalah, seutuh dirimu

Karna rasa adalah anugerah..!!!

celotehien
- Selasa, 01.11.11; 00.15 -

Kamis, 20 Oktober 2011

Domba-domba Kehilangan Kerja

Waktu, mengasa. Merupa dongeng pengantar tidur. Menggantikan tugas, domba-domba pelompat palang. Tapi harap kan selalu tetap ada di sana, masih.

Kamis, 13 Oktober 2011

Masih

Ada,
Rampai kata untuk diucap
Celoteh untuk didengar
Memori untuk diceritakan
Kisah untuk diuntai
Juga waktu
Untuk dihabiskan
Bersama

Ketika Tuhan berkata...

celotehien
- Kamis, 13.10.11; 12.16 -

Selasa, 04 Oktober 2011

Ada maksud di balik pertanda..
Tapi belum tentu smua tanda mempunyai maksud..
Brikanku hikmatMu..
#masih edisi ''tak usahlah mereka2 maksud Tuhan''

Jumat, 30 September 2011

Hanya SATU

Satu hati untuk mengasah
Satu hati untuk mengiba
Satu kaki untuk melangkah
Satu kaki untuk menanda

Satu mata untuk meredup
Satu mata untuk mengeja
Satu detak untuk berdegup
Satu detak untuk melega

Argghh.. tersapa sadarku
Ternyata jejakku
Belum sampai di titik itu

Tak usahlah
Mereka-reka maksud Tuhan







sumber gambar klik aku

celotehien
- Jumat,30.09.2011; 12.00 -

Rabu, 21 September 2011

Jangan Ijinkan Aku Mencandu

Ketika harap hanya mengasa
Ketika mimpi hanya merasa
Jangan ijinkan aku mencandu

Jika asa takkan menjiwa
Jika rasa takkan meraga
Jangan ijinkan aku mencandu

Bila jiwa pantang menyatu
Bila raga pantang melebur
Jangan ijinkan aku mencandu

Lantas satu menjadi gagu
Juga lebur menghuni pasu
Jangan ijinkan aku mencandu


sumber gambar klik aku

celotehien
-Rabu, 21.09.2011 ; 02.30 a.m.-

Selasa, 13 September 2011

terkadang hidup tidak hanya berbicara tentang suka dan tidak suka, lantas menjadi mau atau tidak mau...
tetapi ada kalanya, ketika kita harus mau menerima yang kita tidak suka, dan belajar untuk menyukainya...

celotehien
-senin, 12.09.2011-

Sabtu, 10 September 2011

Di Balik Tirai Malam 2

Enggan mata terkatup,
Meski kantuk mengintai
Di balik tirai malam,
Bergulat dengan kesadaran
Yang t'lah smakin menipis

celotehien
-Kamis,08.09.11-

Di Balik Tirai Malam

Ketika malam menuai gelap
Enggan kukatupkan mata
Sayang kulewatkan hari
'Gar jangan esok menjelang

Apa daya,
Tak sanggup kuhentikan waktu
Tak mampu kulambatkan detik
Hanya bisa merenung

Akan waktu yang terlewat
Juga hari yang berlari
Sebagian sangat berarti
Beberapa lainnya tak membekas

Namun smuanya
Menggoreskan memori
Entah indah
Entah menyisakan luka

Karena untuk melupakan
Butuh waktu seumur hidup

celotehien
-Kamis,08.09.11; 11.30 p.m.-

Senin, 29 Agustus 2011

*edisi berandai-andai*

Ketika kita sedang menonton film di bioskop, film kesukaan kita. Akankah kita menonton sambil ber-chatting ria melalui hand phone? Atau konsentrasi kita tertuju penuh pada layar besar yang terpampang di depan mata kita?

Waktu kita sedang diajak mengobrol calon mertua, akankah perhatian kita lebih tertuju pada hand phone di tangan kita, atau pada sang calon mertua?

Jika suatu saat Presiden memanggil kita secara personal dan dia ingin menyampaikan isi hatinya.
Pada saat presiden berbicara kepada kita, beranikah kita mendiamkannya dan asik ber-chatting ria lewat hand phone?

Tidakkah Tuhan lebih mulia dari sebuah tontonan bioskop, seorang mertua dan bahkan seorang presiden?

Namun pada waktu-waktu ibadah kita, ketika Tuhan sedang berbicara dan menyampaikan isi hatinya kepada kita, seringkali kita tak mengacuhkan Nya dan lebih asyik dengan tombol huruf dan angka yang ada di keypad hand phone kita daripada mendengar kata2 Nya..

celotehien
- minggu, 28.08.2011 -