(;bagiku) Hidup
Bukan perlombaan
Gelar pemenang
Tidak slalu berlabel
Pada yang lebih cepat
celotehien
Minggu, 05.09.10
Senin, 06 September 2010
Minggu, 05 September 2010
Rumah Baru
Senang rasanya punya rumah baru
Dengan berbagai pernik lucu
Selamat datang di rumah baruku
Silahkan melihat-lihat dahulu :p
celotehien
Minggu, 05.09.10
Dengan berbagai pernik lucu
Selamat datang di rumah baruku
Silahkan melihat-lihat dahulu :p
celotehien
Minggu, 05.09.10
Sabtu, 04 September 2010
Memory of Us
Roda waktu terus bergulir
Menggelinding
Seolah tak ‘da yang mampu menahannya
Apalagi menghentikannya (: kecuali Sang Kuasa)
Masa berlalu, musim berganti, waktu terlewati
Yang muda menjadi tua
Pun anak-anak menjadi remaja
’Tuk kemudian menjadi dewasa
Daun berguguran
Digantikan semainya tunas-tunas baru
Dan ketika detik demi detik
Meski perlahan
Tetapi menitik dengan pasti
Perubahan demi perubahan terjadi
Tak ada satu pun hal tersisa,
Tak ada satu pun yang dapat,
Membawa kita kembali kepada masa lalu
Kecuali... KENANGAN

celotehien
Sabtu, 24.01.09
*Edisi mengkais agenda lama*
Menggelinding
Seolah tak ‘da yang mampu menahannya
Apalagi menghentikannya (: kecuali Sang Kuasa)
Masa berlalu, musim berganti, waktu terlewati
Yang muda menjadi tua
Pun anak-anak menjadi remaja
’Tuk kemudian menjadi dewasa
Daun berguguran
Digantikan semainya tunas-tunas baru
Dan ketika detik demi detik
Meski perlahan
Tetapi menitik dengan pasti
Perubahan demi perubahan terjadi
Tak ada satu pun hal tersisa,
Tak ada satu pun yang dapat,
Membawa kita kembali kepada masa lalu
Kecuali... KENANGAN

celotehien
Sabtu, 24.01.09
*Edisi mengkais agenda lama*
Kamis, 02 September 2010
Nol - Nol
Terkadang hati
Bukan kendali rasa
Terkadang logika
Bukan kendali laku
Terkadang mulut
Bukan kendali lidah
Terkadang bibir
Bukan kendali kata
Dan entah sengaja
Entah tidak
Terkadang mereka
Melukai sesamaku
Namun pada kesempatan indah ini
Ijinkan hatiku berucap,
''Mohon maaf lahir batin,
Kita mulai dari nol yah...''
celotehien
Kamis, 02.09.10 (for 10.09.10)
Bukan kendali rasa
Terkadang logika
Bukan kendali laku
Terkadang mulut
Bukan kendali lidah
Terkadang bibir
Bukan kendali kata
Dan entah sengaja
Entah tidak
Terkadang mereka
Melukai sesamaku
Namun pada kesempatan indah ini
Ijinkan hatiku berucap,
''Mohon maaf lahir batin,
Kita mulai dari nol yah...''
celotehien
Kamis, 02.09.10 (for 10.09.10)
* Apa Yang Tersisa Ketika
*
Kemenangan bersitatap usai
Pun euphoria tak lagi meraja
Hidup kembali sama
Berkalang abu, debu, keringat
*
Perih dan kesakitan
Menggapai titik akhirnya
Rintih demi rintih
Bersua nyeri
*
Tetes air mata
Tak sanggup ciptakan ruang
Memenuhi rongga dada
Sesak menikam rasa
*
Titik embun
Tak lagi menjumpa pagi
Bukan karna ia mau
Tapi angin menghalau daunnya
Bahkan ktika hati
Terjajah penat
Yang tersisa hanyalah
Sungkur, simpuh, sembah
Di kaki-Mu, Tuhanku...
celotehien
Kamis, 02.09.10
Req by : Merry Trisnawati
Kemenangan bersitatap usai
Pun euphoria tak lagi meraja
Hidup kembali sama
Berkalang abu, debu, keringat
*
Perih dan kesakitan
Menggapai titik akhirnya
Rintih demi rintih
Bersua nyeri
*
Tetes air mata
Tak sanggup ciptakan ruang
Memenuhi rongga dada
Sesak menikam rasa
*
Titik embun
Tak lagi menjumpa pagi
Bukan karna ia mau
Tapi angin menghalau daunnya
Bahkan ktika hati
Terjajah penat
Yang tersisa hanyalah
Sungkur, simpuh, sembah
Di kaki-Mu, Tuhanku...
celotehien
Kamis, 02.09.10
Req by : Merry Trisnawati
Selasa, 31 Agustus 2010
Tak Usah Kau Baca
Hai, lihat !
Lambaian bulir-bulir terikat
Pun cucuran deras keringat
Tak sanggup bebaskan penat
Harap lamun menjelma sua
Pada dinding-dinding kota tua
Yang meratap tanpa jiwa
Meski tau smuanya sia-sia
Tak tahukah kau
Bahwa tak s'mua racau
Sanggup terbitkan risau
Juga ciptakan kacau
Lantas...
Untuk apa kau bergegas
Mantapkan langkah tegas
Jika s'muanya tak pantas
Cukup..
Lebih baik mulutmu kau tutup
Kar'na cahaya t'lah kian redup
Dan lamat kudengar sayup-sayup
Bagai angin gemerisik
Kemudian berbisik
''Sajak ini hanyalah kata yang rapi tertata
Meski dia miliki irama
Namun sebenarnya tanpa makna
Siapa suruh kau baca !''
celotehien
Selasa, 31.08.10 - 00.20 a.m.
Lambaian bulir-bulir terikat
Pun cucuran deras keringat
Tak sanggup bebaskan penat
Harap lamun menjelma sua
Pada dinding-dinding kota tua
Yang meratap tanpa jiwa
Meski tau smuanya sia-sia
Tak tahukah kau
Bahwa tak s'mua racau
Sanggup terbitkan risau
Juga ciptakan kacau
Lantas...
Untuk apa kau bergegas
Mantapkan langkah tegas
Jika s'muanya tak pantas
Cukup..
Lebih baik mulutmu kau tutup
Kar'na cahaya t'lah kian redup
Dan lamat kudengar sayup-sayup
Bagai angin gemerisik
Kemudian berbisik
''Sajak ini hanyalah kata yang rapi tertata
Meski dia miliki irama
Namun sebenarnya tanpa makna
Siapa suruh kau baca !''
celotehien
Selasa, 31.08.10 - 00.20 a.m.
Senin, 23 Agustus 2010
Ingatku,
Sudah berjuta kali
Kau lontarkan
Pertanyaan yang sama,
Telah berjuta kali pula
Aku menjawabnya
Maka saat ini dan seterusnya
Lebih baik
Kau cari jawab
Dari gema yang terpantul
Dalam dinding-dinding ingatanmu
Jika tak kau temukan
Sekerat jawab di sana
Lebih baik jangan pernah
Kau lontarkan
Pertanyaan itu lagi
Karna kutahu
Se-tak begitu pentingnya
Jawaban yang kan kuberikan
celotehien
Minggu, 22.08.10-11.30 p.m.
Kau lontarkan
Pertanyaan yang sama,
Telah berjuta kali pula
Aku menjawabnya
Maka saat ini dan seterusnya
Lebih baik
Kau cari jawab
Dari gema yang terpantul
Dalam dinding-dinding ingatanmu
Jika tak kau temukan
Sekerat jawab di sana
Lebih baik jangan pernah
Kau lontarkan
Pertanyaan itu lagi
Karna kutahu
Se-tak begitu pentingnya
Jawaban yang kan kuberikan
celotehien
Minggu, 22.08.10-11.30 p.m.
Kamis, 05 Agustus 2010
Wajah Kota
Rintik hujan
Temani malam
Kujelajah kota
Dalam pekatnya
Kerlip lampu hias
Warna-warni
Melintasi hening
Kibar bendera
Melambai-lambai
Menantang gelap
Wajah baru
Hitam putih trotoar
Polesan marka jalan
Menambah semarak
Agustus kotaku
celotehien
Kamis, 05.08.10
Temani malam
Kujelajah kota
Dalam pekatnya
Kerlip lampu hias
Warna-warni
Melintasi hening
Kibar bendera
Melambai-lambai
Menantang gelap
Wajah baru
Hitam putih trotoar
Polesan marka jalan
Menambah semarak
Agustus kotaku
celotehien
Kamis, 05.08.10
Minggu, 01 Agustus 2010
Salam
Lihatlah, bulan setengah penuh
Sore tadi kutitip kata padanya
Tuk disampaikan padamu
Sudahkah kau trima?
...Segeralah buka dan baca !!
Sbelum fajar menyingsing
Lantas sinar matahari mhanguskannya..
celotehien
Sabtu, 31.07.10
Sore tadi kutitip kata padanya
Tuk disampaikan padamu
Sudahkah kau trima?
...Segeralah buka dan baca !!
Sbelum fajar menyingsing
Lantas sinar matahari mhanguskannya..
celotehien
Sabtu, 31.07.10
Kamis, 08 Juli 2010
Gelisah
Seketul enggan
Menelusup ke dalam relung
Menyapa sukma
Bersitatap dengan cita
Menjelajah bukit-bukit tekad
Bergelut melawan realita
Memetakan resah
Dan ketika kusadari
T'lah beranakkan jengah
07.07.10 - 11.38 p.m.
Menelusup ke dalam relung
Menyapa sukma
Bersitatap dengan cita
Menjelajah bukit-bukit tekad
Bergelut melawan realita
Memetakan resah
Dan ketika kusadari
T'lah beranakkan jengah
07.07.10 - 11.38 p.m.
Senin, 28 Juni 2010
-deadlock-
Satu kata
Seribu makna
Satu kata
Sejuta rasa
Satu kata
Selaksa asa
Namun entah mengapa
Malam ini kurasa
Tak da kata
Yang tercipta
Meski kukais ia
Dari tepi logika
-deadlock-
27.06.10-11.36 p.m.
Seribu makna
Satu kata
Sejuta rasa
Satu kata
Selaksa asa
Namun entah mengapa
Malam ini kurasa
Tak da kata
Yang tercipta
Meski kukais ia
Dari tepi logika
-deadlock-
27.06.10-11.36 p.m.
Minggu, 16 Mei 2010
Beri Aku Waktu
Jangan tanyakan padaku
Apa arti cinta..
Karna aku hanya tau
Aku tlahir dan ada di dunia
Hingga detik ini karna cinta..
Hanya itu
Selebihnya?
Beri aku waktu utk mencari tahu...
16.05.2010 - 00.51 a.m.
Apa arti cinta..
Karna aku hanya tau
Aku tlahir dan ada di dunia
Hingga detik ini karna cinta..
Hanya itu
Selebihnya?
Beri aku waktu utk mencari tahu...
16.05.2010 - 00.51 a.m.
Jumat, 23 April 2010
I'm sorry to say good bye
Terseok langkahku
Mengikuti derapmu
Ku tak mampu
Ibamu tak melambatkan langkahmu
Egoiskah aku?
Maaf...
Mengikuti derapmu
Ku tak mampu
Ibamu tak melambatkan langkahmu
Egoiskah aku?
Maaf...
Sabtu, 17 April 2010
I'm starving
Tadi siang agak sore, heboh2, kelaparan.
Sms dd, nge ym temen, sekedar ngasi tau kalo "aku laaapppaaayyyy...."
Gara2nya? siangnya makan nasinya cuman dikit doank, karena ngerasa lauknya ga cocok dimakan sama nasi. Jadi males makan nasi... :D
Sore... serasa "ditampar"... pas tau kalo ternyata tadi siang ada orang yang ga makan siang, bukan karena lauk ga cocok sama nasi, ato karena males makan nasi... tapi karena ga ada duit bwt makan.. karena duitnya maw dipake bwt ongkos pulang kerja...
Ampuni aku Tuhan...
Sms dd, nge ym temen, sekedar ngasi tau kalo "aku laaapppaaayyyy...."
Gara2nya? siangnya makan nasinya cuman dikit doank, karena ngerasa lauknya ga cocok dimakan sama nasi. Jadi males makan nasi... :D
Sore... serasa "ditampar"... pas tau kalo ternyata tadi siang ada orang yang ga makan siang, bukan karena lauk ga cocok sama nasi, ato karena males makan nasi... tapi karena ga ada duit bwt makan.. karena duitnya maw dipake bwt ongkos pulang kerja...
Ampuni aku Tuhan...
Senin, 12 April 2010
Minggu, 11 April 2010
Layarkan...
Layarkan biduknya...
Bagaimana mungkin
Sedang jangkarnya
Masi terhujam
11.04.10 - 01.55 a.m.
Bagaimana mungkin
Sedang jangkarnya
Masi terhujam
11.04.10 - 01.55 a.m.
Selasa, 06 April 2010
H O R I S O N
Kubuang pandang
Lepas menekur
Garis pantai
Mnanti layar
Pulang kembali
Menjemput mimpi..
21.03.2010 - 00.29 a.m.
Lepas menekur
Garis pantai
Mnanti layar
Pulang kembali
Menjemput mimpi..
21.03.2010 - 00.29 a.m.
Senin, 05 April 2010
Lanang po wedhog?!!
Beberapa hari kemaren papa masukin mobil ke bengkel
Karena dirasa2 akhir2 ini bensinnya boros banget...
Setelah diliat2 si empunya bengkel
"kayanya ga ada yang salah, musti cek keluar kota dulu, bisa satu berapa" katanya.
Lalu, tanya si empunya bengkel dengan entengnya
"Montor'e sing nganggo sopo?"
"Bocahku..."
"Lanang po wedhog?"
"Wedhog"
"Ow lha pantes..."
Maksod loe ???!!!!
Karena dirasa2 akhir2 ini bensinnya boros banget...
Setelah diliat2 si empunya bengkel
"kayanya ga ada yang salah, musti cek keluar kota dulu, bisa satu berapa" katanya.
Lalu, tanya si empunya bengkel dengan entengnya
"Montor'e sing nganggo sopo?"
"Bocahku..."
"Lanang po wedhog?"
"Wedhog"
"Ow lha pantes..."
Maksod loe ???!!!!
Sabtu, 06 Maret 2010
EMBUN
Jangan salahkan mentari
Jika terik sinarnya
Mengusik beningku
Memaksanya bersetubuh dengan hangat
Untuk kemudian membias
Dalam udara pagi
Jangan tanyakan
Bila ia kembali
Karna tak ada yg tau
Datangkah ia esok
Menjumpa pagi ?
Jika gemerisik angin
Mengusik butirnya
Menista lembarnya
Tak menyisakan ruang
Untuk setetes
EMBUN...
March 4th 2010 - 1.23 a.m.
Jika terik sinarnya
Mengusik beningku
Memaksanya bersetubuh dengan hangat
Untuk kemudian membias
Dalam udara pagi
Jangan tanyakan
Bila ia kembali
Karna tak ada yg tau
Datangkah ia esok
Menjumpa pagi ?
Jika gemerisik angin
Mengusik butirnya
Menista lembarnya
Tak menyisakan ruang
Untuk setetes
EMBUN...
March 4th 2010 - 1.23 a.m.
Langganan:
Postingan (Atom)