Ketika kita sedang menonton film di bioskop, film kesukaan kita. Akankah kita menonton sambil ber-chatting ria melalui hand phone? Atau konsentrasi kita tertuju penuh pada layar besar yang terpampang di depan mata kita?
Waktu kita sedang diajak mengobrol calon mertua, akankah perhatian kita lebih tertuju pada hand phone di tangan kita, atau pada sang calon mertua?
Jika suatu saat Presiden memanggil kita secara personal dan dia ingin menyampaikan isi hatinya.
Pada saat presiden berbicara kepada kita, beranikah kita mendiamkannya dan asik ber-chatting ria lewat hand phone?
Tidakkah Tuhan lebih mulia dari sebuah tontonan bioskop, seorang mertua dan bahkan seorang presiden?
Namun pada waktu-waktu ibadah kita, ketika Tuhan sedang berbicara dan menyampaikan isi hatinya kepada kita, seringkali kita tak mengacuhkan Nya dan lebih asyik dengan tombol huruf dan angka yang ada di keypad hand phone kita daripada mendengar kata2 Nya..
celotehien
- minggu, 28.08.2011 -
Senin, 29 Agustus 2011
Minggu, 21 Agustus 2011
Look Beyond What You See
Sesuatu yang jauh dari pandangan seringkali terlihat lebih indah..
Sehingga kealpaan sering menyapa otak kita;
Bahwa sesungguhnya dia yang selalu ada untuk kita adalah mereka yang ada di sekitar kita..
Mereka yang rela menyesuaikan mimpi-mimpinya demi menghadirkan diri bagi kita..
Cobalah melihat melampaui apa yang terlihat oleh matamu..
Meski banyak kelemahan juga adalah miliknya..
celotehien
- Minggu, 21.08.11 # 12.27 a.m. -
Sehingga kealpaan sering menyapa otak kita;
Bahwa sesungguhnya dia yang selalu ada untuk kita adalah mereka yang ada di sekitar kita..
Mereka yang rela menyesuaikan mimpi-mimpinya demi menghadirkan diri bagi kita..
Cobalah melihat melampaui apa yang terlihat oleh matamu..
Meski banyak kelemahan juga adalah miliknya..
celotehien
- Minggu, 21.08.11 # 12.27 a.m. -
Rabu, 17 Agustus 2011
Esok Mentari Kan Tetap Bersinar
Senandung berirama
Lantunan mengalun
Bahasa makna
Tak tersentuh nalar
Sejenak meragu
Tentang asa
Mengenai masa
Juga rasa
Lelah menanti
Pantang harap terhenti
*Esok mentari kan tetap bersinar*
celotehien
-Rabu; 17.08.11-
Lantunan mengalun
Bahasa makna
Tak tersentuh nalar
Sejenak meragu
Tentang asa
Mengenai masa
Juga rasa
Lelah menanti
Pantang harap terhenti
*Esok mentari kan tetap bersinar*
celotehien
-Rabu; 17.08.11-
Selasa, 16 Agustus 2011
Kamis, 11 Agustus 2011
Semut Pembelajaran
Di rintik gerimis ini
Ketika pagi menyeruak hari
Hari berkawan kantuk,
Berat memasung langkah
Terhenti kumematung
Mengamati makhluk-makhluk kecil
Berkeriapan dari tempat-tempat
Tak tertembus mata
"Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak:"
celotehien
Jumat, 06.08.11
Ketika pagi menyeruak hari
Hari berkawan kantuk,
Berat memasung langkah
Terhenti kumematung
Mengamati makhluk-makhluk kecil
Berkeriapan dari tempat-tempat
Tak tertembus mata
"Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak:"
celotehien
Jumat, 06.08.11
Jumat, 10 Juni 2011
SELAMI
Selami ruang waktu
Kan kau temui harap
Selami ruang hari
Kan kau temui makna
Selami ruang rasa
Kan kau temui canda
Selami ruang hati
Kan kau temui hampa
Selami...
Teruslah menyelam
Jangan heran ketika akhirnya
Kau temui sebilah senyum...
celotehien
- Jumat, 10.06.11; 12 a.m. -
Kan kau temui harap
Selami ruang hari
Kan kau temui makna
Selami ruang rasa
Kan kau temui canda
Selami ruang hati
Kan kau temui hampa
Selami...
Teruslah menyelam
Jangan heran ketika akhirnya
Kau temui sebilah senyum...
celotehien
- Jumat, 10.06.11; 12 a.m. -
Sabtu, 14 Mei 2011
Selasa, 26 April 2011
Terima kasih sobat...
Berlaksa kata syukur
Tak'kan cukup
Gambarkan kasih Tuhan
Dalam hidupku,
Terlebih..
Ktika Tuhan ijinkan
Langkahmu, langkahku, langkah kita
Pernah bersilangan..
Spesial teruntuk :
Orang2 yang -pernah, masih, dan tetap- menjadi -teman, kawan, juga sahabatku..-
celotehien
-Selasa, 26.04.11-
sumber gambar klik aku
Tak'kan cukup
Gambarkan kasih Tuhan
Dalam hidupku,
Terlebih..
Ktika Tuhan ijinkan
Langkahmu, langkahku, langkah kita
Pernah bersilangan..
Spesial teruntuk :
Orang2 yang -pernah, masih, dan tetap- menjadi -teman, kawan, juga sahabatku..-
celotehien
-Selasa, 26.04.11-
sumber gambar klik aku
Episode kehidupan
Terus menayang
Tak terasa
Waktu terlewat
Berbagai asa
Sempat kudamba
Sgala rasa
Pernah kucecap
Harap, kecewa
Penat, lega
Sedih, bahagia
Tawa, air mata
Namun...
Tak pernah skalipun
Kasih setia Tuhan
Lalu dari padaku
Terima kasih Yesus..!!!
celotehien
-Selasa, 26.04.11-
sumber gambar klik aku
Terus menayang
Tak terasa
Waktu terlewat
Berbagai asa
Sempat kudamba
Sgala rasa
Pernah kucecap
Harap, kecewa
Penat, lega
Sedih, bahagia
Tawa, air mata
Namun...
Tak pernah skalipun
Kasih setia Tuhan
Lalu dari padaku
Terima kasih Yesus..!!!
celotehien
-Selasa, 26.04.11-
sumber gambar klik aku
Sabtu, 23 April 2011
Kemarin,
Angin musim barat
Menyapa kota
Bersama rintik hujan lebatnya
Menyapu debu-debu
Yang tlah mengerak di sudut kota
Kemudian,
Membawa serta dirimu
Melabuhkanmu di kota-kota berikut
Yang kan dilaluinya..
celotehien
-Sabtu, 23.04.11 ; 10.17 a.m.-
Menyapa kota
Bersama rintik hujan lebatnya
Menyapu debu-debu
Yang tlah mengerak di sudut kota
Kemudian,
Membawa serta dirimu
Melabuhkanmu di kota-kota berikut
Yang kan dilaluinya..
celotehien
-Sabtu, 23.04.11 ; 10.17 a.m.-
Senin, 18 April 2011
Pesakitan
Sebagaimana kucoba berpikir
Kedepankan logika
Tetap hati tak termanipulasi..
Sebagaimana kucoba berserah
Luka itu tetap berdarah
Bahkan ketika kusisip doa..
Sebagaimana kucoba tegar
Sesak menempa
Sakit menghimpit rasa..
Sebagaimana kucoba tersenyum
Bibir bukan hati
Kata bukan rasa..
Pesakitan....
sumber gambar klik aku
celotehien
-Senin, 18.04.11; 11.47 a.m.-
Kedepankan logika
Tetap hati tak termanipulasi..
Sebagaimana kucoba berserah
Luka itu tetap berdarah
Bahkan ketika kusisip doa..
Sebagaimana kucoba tegar
Sesak menempa
Sakit menghimpit rasa..
Sebagaimana kucoba tersenyum
Bibir bukan hati
Kata bukan rasa..
Pesakitan....
sumber gambar klik aku
celotehien
-Senin, 18.04.11; 11.47 a.m.-
Rabu, 30 Maret 2011
Waktu II
Saat ini,
Ku berdiri
Di sini,
Titik yg sama denganmu (lagi)
Memandang yang kau lihat
Menyimak yang kau dengar
Merasa yang kau kata
Kotak waktu yang (tak lagi) berbeda
(tidak) Mencoba mencari
Jejak langkahmu
Aroma tubuhmu
Yang mungkin tertinggal
Namun,
Mataku tak dapat menangkap (lagi)
Hidungku tak dapat membau (lagi)
Tapi Karna, ku (tak) tau
Kau ada
Kau pernah di sini
Dan...
Aku tak mengharap apa-apa
# Siapa suruh kau lewatkan momen untuk memanggilku...!!! #
celotehien
Kamis, 17.03.11- 11.24 p.m.
Ku berdiri
Di sini,
Titik yg sama denganmu (lagi)
Memandang yang kau lihat
Menyimak yang kau dengar
Merasa yang kau kata
Kotak waktu yang (tak lagi) berbeda
(tidak) Mencoba mencari
Jejak langkahmu
Aroma tubuhmu
Yang mungkin tertinggal
Namun,
Mataku tak dapat menangkap (lagi)
Hidungku tak dapat membau (lagi)
Kau ada
Kau pernah di sini
Dan...
Aku tak mengharap apa-apa
# Siapa suruh kau lewatkan momen untuk memanggilku...!!! #
celotehien
Kamis, 17.03.11- 11.24 p.m.
Sabtu, 26 Februari 2011
Tuhan Tolong...
Waspada mengintai
Di ujung relung pikir
Risau berhembus
Memasung nurani
Kutakut hari itu tiba
Ketika tak kutemui
Celah tuk terus
Langkahkan kakiku
Namun tak kulihat pula
Jalan untuk kembali
Tuhan, tolong..
celotehien
sabtu, 26.02.11 ; 12.06 a.m.
Di ujung relung pikir
Risau berhembus
Memasung nurani
Kutakut hari itu tiba
Ketika tak kutemui
Celah tuk terus
Langkahkan kakiku
Namun tak kulihat pula
Jalan untuk kembali
Tuhan, tolong..
celotehien
sabtu, 26.02.11 ; 12.06 a.m.
Rabu, 16 Februari 2011
Tak perlu,
kau cipta kesan mewah...
Kencan di resto mahal
Menu lengkap, aneka masakan
Mulai hidangan Western, Chinese
Hingga Japanese
Makan ala manner
Sendok, garpu, pisau, piring
Pelayan siap siaga
Bak pengawal kerajaan
Tapi...
Cukup warung pinggir jalan
Menu lengkap, aneka nasgor
Dengan pelengkap mulai telor, ayam
Hingga pete
Mau makan pakai sendok, garpu
Atau bahkan tangan
Boleh saja
Pun tak 'da yang peduli
Tak perlu hidangan pencuci mulut
semangkuk es krim salju
Juga segelas jus
Aneka rasa, aneka warna
Tapi cukup
Selembar tisu pengelap mulut
Dan segelas es teh tawarku
Yang terasa manis
Ketika...
Aku berkata
Kamu bicara
Dan...
Kita tertawa
celotehien
- Rabu, 16.02.11 -
Kencan di resto mahal
Menu lengkap, aneka masakan
Mulai hidangan Western, Chinese
Hingga Japanese
Makan ala manner
Sendok, garpu, pisau, piring
Pelayan siap siaga
Bak pengawal kerajaan
Tapi...
Cukup warung pinggir jalan
Menu lengkap, aneka nasgor
Dengan pelengkap mulai telor, ayam
Hingga pete
Mau makan pakai sendok, garpu
Atau bahkan tangan
Boleh saja
Pun tak 'da yang peduli
Tak perlu hidangan pencuci mulut
semangkuk es krim salju
Juga segelas jus
Aneka rasa, aneka warna
Tapi cukup
Selembar tisu pengelap mulut
Dan segelas es teh tawarku
Yang terasa manis
Ketika...
Aku berkata
Kamu bicara
Dan...
Kita tertawa
celotehien
- Rabu, 16.02.11 -
Selasa, 15 Februari 2011
Hepi Palentin...
Tak perlu banyak berpikir
Ikuti saja iramanya
Ketika hatimu
Lantunkan senandungnya
Thanks for today...
celotehien
- Senin, 14.02.11 -
Ikuti saja iramanya
Ketika hatimu
Lantunkan senandungnya
Thanks for today...
celotehien
- Senin, 14.02.11 -
Sabtu, 12 Februari 2011
Rasa - Bunga
Taukah kamu?
Jika rasa
Seperti bunga
Butuh disiram
Butuh dirawat
Butuh dipupuk
Akh... maaf,
Aku lupa
Blm sempat kuberitahu
sumber gambar klik aku
celotehien
Jumat, 11.02.11; 11 p.m.
Jika rasa
Seperti bunga
Butuh disiram
Butuh dirawat
Butuh dipupuk
Akh... maaf,
Aku lupa
Blm sempat kuberitahu
sumber gambar klik aku
celotehien
Jumat, 11.02.11; 11 p.m.
Kamis, 27 Januari 2011
(hampir) Sempurna
Hari ini, (hampir) sempurna
Sesempurna pagi
Yang Tuhan cipta
Daun-daun
Bermahkota titik embun
Semburat merah
Gagahi sisa pekat malam
Seindah kepak,
Sayap kupu-kupu liar
Hitam... Pekat...
Tak hanya indah,
Tapi juga tegas
Sementara loper koran
Berkejaran dengan fajar
Pedagang berlomba
Mengintai lapak-lapak
Genta periuk pun
Beradu lantang
Dan... Hari ini
Menjadi (hampir) sempurna
Karna kau..!
Kutunggu tiba saatnya
Ketika kutemui hari
Tidak hanya menjadi
(hampir) Sempurna...
celotehien
Rabu, 26.01.11; 11.58 p.m.
Sesempurna pagi
Yang Tuhan cipta
Daun-daun
Bermahkota titik embun
Semburat merah
Gagahi sisa pekat malam
Seindah kepak,
Sayap kupu-kupu liar
Hitam... Pekat...
Tak hanya indah,
Tapi juga tegas
Sementara loper koran
Berkejaran dengan fajar
Pedagang berlomba
Mengintai lapak-lapak
Genta periuk pun
Beradu lantang
Dan... Hari ini
Menjadi (hampir) sempurna
Karna kau..!
Kutunggu tiba saatnya
Ketika kutemui hari
Tidak hanya menjadi
(hampir) Sempurna...
celotehien
Rabu, 26.01.11; 11.58 p.m.
Senin, 24 Januari 2011
Waktu
Saat ini,
Ku berdiri
Di sini,
Titik yg sama denganmu
Memandang yang kau lihat
Menyimak yang kau dengar
Merasa yang kau kata
Kotak waktu yang berbeda
Mencoba mencari
Jejak langkahmu
Aroma tubuhmu
Yang mungkin tertinggal
Namun,
Mataku tak dapat menangkap
Hidungku tak dapat membau
Tapi, ku tau
Kau ada
Kau pernah di sini
Harapku,
Suatu saat
Kamu, aku
Berdiri di titik ini, lagi
Dimensi waktu yang sama
Entah esok, entah lusa
celotehien
Senin, 24.01.11 - 12.05 a.m.
Ku berdiri
Di sini,
Titik yg sama denganmu
Memandang yang kau lihat
Menyimak yang kau dengar
Merasa yang kau kata
Kotak waktu yang berbeda
Mencoba mencari
Jejak langkahmu
Aroma tubuhmu
Yang mungkin tertinggal
Namun,
Mataku tak dapat menangkap
Hidungku tak dapat membau
Tapi, ku tau
Kau ada
Kau pernah di sini
Harapku,
Suatu saat
Kamu, aku
Berdiri di titik ini, lagi
Dimensi waktu yang sama
Entah esok, entah lusa
celotehien
Senin, 24.01.11 - 12.05 a.m.
Rabu, 19 Januari 2011
Dia - Aku
Adakah dia. Penghias harimu? Adakah dia. Warnai ceritamu? Adakah dia. Inspirasi katamu?. Adakah dia. Pelecut semangatmu? Adakah dia. Pengisi hatimu?
Cukupkah aku, dia bagimu?
celotehien
-Selasa,18.01.11; 11.58 p.m.-
Cukupkah aku, dia bagimu?
celotehien
-Selasa,18.01.11; 11.58 p.m.-
Kamis, 30 Desember 2010
Langganan:
Postingan (Atom)




